Pages

Selasa, 18 Desember 2012

Paper PKM Dikpol STAIN Purwokerto


“Sosok pemimpin Dambaan Indonesia”
(Menggali potensi pemimpin sesuai karakter Bangsa)
disusun oleh : Fisit Suharti
Indonesia.....
ada apa dengan negara ini sebenarnya? Apakah memang negara ini ditakdirkan sebatas  menjadi sebuah negara berkembang yang sangat dekat dengan keterpurukan? ataukah ada yang salah dengan sistem yang ada didalamnya?
Menilik sebuah fenomena yang terjadi sekarang ini di Indonesia, Dimana Indonesia merupakan sebuah negara kaya. Hasil Tambang,Pertanian,Peternakan bahkan Kelautan yang terangkai dalam istilah Ekonomi Blue merupakan salah satu wacana yang senantiasa mendorong kemajuan Negara Indonesia.
Terlepas dari kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara Indonesia ternyata setelah kita mencoba untuk melihat sejarah maka akan ada sebuah keterkejutkan dimana seorang pemimpin mempunyai sebuah pengaruh yang besar terhadap kemajuan suatu negara.
Berbicara mengenai sosok pemimpin Indonesia,kita akan jumpai beberapa nama yang muncul diantarannya Ir.Soekarno, H.M Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan yang paling up date selama 2 periode ini adalah Susilo Bambang Yudoyono atau yang lebih dikenal dengan nama SBY.
Kita dapat melihat  dan bercermin kepada sejarah yang telah ada,ketika kita melihat sebuah fenomena dimana seorang pemimpin Bangsa indonesia tidak dapat memutuskan sebuah perkara dengan cepat maka pemudalah yang bergerak maju,Sejarah membuktikan bahwa mereka merupakan motor penggerak kebangkitan bangsa.Mulai dari moment sumpah pemuda sampai moment pengikraran kemerdakaan.Bung Tomo,Tan Malaka,Sutan Syahrir merupakan beberapa nama tokoh pemuda yang berani mengeluarkan inspirasinya. Bung Tomo dengan gagah menentang kberadaan Belanda,Tan Malaka yang kuat dengan politik bawah tanahnya dan Sutan Syahrir yang ,muncul sebagai sosok perdana meneri termuda di Indonesia.Sepak terjang ketiganya tak diragukan lagi walau tak semua orang mengetahui tentang riwayat mereka.
Kebobrokan sistem pemerintahan di Indonesia telah terlihat sejak awal kepemimpinan Seorang Soekarno,Jika kalian dapat membaca sekilas tentang sejarah ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Soekarno memenjarakan Sutan Syahrir yang pada saat itu menjadi kandidat presiden menggantikan beliau.Beralih pada akhir masa kepemimpinan Soekarno,tak berbeda dengan Sutan Syahrir Beliau (Soekarno) dijebloskan kedalam penjara oleh pemimpin selanjutnya yaitu Soeharto.Sejarah berlanjut setelah selama 32 tahun masa kepemimpinan otoriter Soeharto akhirnya terjadilah tragedi 1998 dimana Soeharto dipaksa mundur oleh aksi Mahasiswa yang mengganggap bahwa kekuasaan Soeharto sudah tidak layak dan harus segera diakhiri.Setelah Soeharto lengser muncullah BJ Habibie sebagai sosok presiden yang dilihat dari segi pemikiran dan ideologi kita patut mengacungi jempol untuk beliau,hanya saja yang disayangkan adalah kenyataan yang menyebutkan bahwa masa kepemimpinan beliau Timor Leste yang telah mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah lain palah berhasil melepaskan diri dari NKRI.
Beralih kepada masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan nama Gusdur yang berlangsung selama 2,5 tahun,dan akhirnya dipaksa mundur dan digantikan oleh Megawati Soekarno Putri dengan alasan keterbatasan fisik yang dimiliki oleh sang presiden. Masa Bu Mega tak ayal sebagai masa transisi paling bersejarah dimana beliau adalah seorang pemimpin wanita di Indonesia,beberapa keberhasilan yang ditempuh oleh beliau juga patut diacungi jempol.Namun masa beliau hanya sebatas masa subtitusi atau pengganti posisi presiden yang telah diturunkan.Hasil Pemilu tahun 2004 menyebutkan bahwa Susilo Bambang Yudoyono lah yang berhak memimpin bangsa Sabang sampai Marauke ini.
Harapan besar mulai terpupuk ketika melihat sosok SBY yang mempunyai citra baik dihadapan masyarakat,walau terkadang tak terlihat jelas bagaimana ketegasan beliau dalam mengambil keputusan paling tidak sosok itulah yang selama ini bertahan menjadi pemimpin masa kini.Bukan berarti tak ada sosok lain selain SBY yang patut kita banggakan sebagai seorang pemimpin. Ada beberapa nama tokoh yang muncul diantaranya Jusuf Kalla,tak dapat dipungkiri bahwa salah satu motor keberhasilan SBY adalah beliau.Sepak terjang beliau sebagai seorang wakil presiden bahkan dapat dikatakan melebihi sepak terjang sang presiden.Berbagai kebijakan yang diambil oleh beliau mendapatkan banyak apresiasi.Bahkan sampai saat ini walaupun sudah tak lagi menduduki tatanan tertinggi namun kiprah beliau tak kunjung surut.
Beralih dari pembahasan tersebut banyak tersimpan tanya mengenai siapakah sosok pemimpin yang akan hadir pada tahun 2014 mendatang? Apakah sosok itu mempunyai bergaining bak Jokowi yang menjadi gubernur jakarta ataukah Indonesia akan dipimpin oleh kalangan pengusaha sdiantanya Hari Tanoe dan ABR.Sebuah PR besar itu muncul tak kala kita melihat situasi yang ada di Indonesia itu sendiri.Sosok yang seharusnya muncul sebagai pemimpin adalah mereka yang memang mempunyai kemampuan yang lebih, Diantara berbagai macam bentuk terdapat beberapa kriteria seorang pemimpin yang dapat kita jadikan sebagai tolak ukur dalam memilih seorang pemimpin :
1.       Pemimpin berjiwa leadership (pemimpin)
Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki jiwa seorang pemimpin. Maksud dari jiwa pemimpin disini adalah jiwa yang memiliki ketegasan dan responsive yang baik.
2.       Pemimpin bijaksana
Seorang pemimpin haruslah bijaksana dalam hal membuat policy atau kebijakan yang akan diterapkan bagi masyarakat. Pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang dalam membuat suatu kebijakan dengan tujuan kepentingan dan kebaikan bersama. Pemimpin yang bijak, tak perlu kelihatan serba ahli menyelesaikan masalah, tapi justru memberi peluang anggotanya untuk kian terampil dan percaya diri dalam mengatasai masalah
3.        Pemimpin berakhlak mulia
Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki akhlak yang mulia, akhlak terpuji. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang memiliki pribadi yang unggul. Pribadi yang unggul adalah kejujuran, disiplin, dan moral yang baik. Kekuatan seorang pemimpin sejati adalah kemampuan mengendalikan diri. Bagaimana mungkin memimpin orang lain dengan baik, bila memimpin diri tak sanggup. Maka amat sangatlah penting bagi seorang pemimpin memiliki akhlak mulia.
4.        Pemimpin yang bertanggung jawab
Tanggung jawab merupakan salah satu faktor terpenting dari figur seorang pemimpin. Karena sikap melempar tanggung jawab tidaklah bagi seorang pemimpin.karena Kebiasaan melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, selain akan menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan kepercayaan seorang pemimpin.
Oleh sebab itu kriteria keempat tersebut sangatlah penting untuk membuat seorang pemimpin yang berkualitas, dan sukses dalam memimpin. Janganlah seseorang memimpin karena ingin dihargai atau ingin menunjukan kepada orang banyak bahwa kitalah yang hebat dan yang pintar. Semakin seorang pemimpin ingin menunjukan diri kita agar diakui, dihormati, maka semakin tertekan, tegang dan melelahkan bathin, dan biasanya makin tak disukai. Jadilah pemimpin yang bijaksana dan berakhlak mulia. Pemimpin penuh rasa tanggung jawab dan berhati ikhlas dalam memimpin tanpa mengharapkan pujian dari orang lain.
Setelah pembahasan yang cukup panjang ini dapat disimpulkan bahwasanya Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia, Situasi dan Kondisi yang saat ini terjadi, dan seorang yang mempunyai karakter kuat dalam kepemimpinannya kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar