Pages

Selasa, 18 Desember 2012


Globalisasi dan Kebudayaan :
General Efek Volatile Culture
Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terkenal dengan keanekaragaman dan keunikannya. Terdiri dari berbagai suku bangsa, yang mendiami belasan ribu pulau. Masing-masing suku bangsa memiliki keanekaragaman budaya tersendiri. Di setiap budaya tersebut terdapat nilai -nilai sosial dan seni yang tinggi. Pada kondisi saat ini kebudayaan mulai ditinggalkan, bahkan sebagian masyarakat Indonesia malu akan kebudayaannya sebagai jati diri sebuah bangsa. Hal ini mengakibatkan hilangnya keanekaragaman budaya Indonesia secara perlahan-lahan, semua itu juga tidak terlepas dari pengaruh budaya luar dan karakter mayarakat Indonesia yang suka meniru.
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu sendiri.Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini.Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan.Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan.Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun terakhir.Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia.Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar.
Dalam kata globalisasi terkandung suatu pengertian akan hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan. Dan dengan terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan lain-lain.Konsep akan globalisasi menurut Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut.Di sini penyempitan dunia dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran Proses perkembangan globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi.Bidang tersebut merupakan penggerak globalisasi. Dari kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain.Contoh sederhana dengan teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan bumi manapun akan dapat mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara cepat. Hal ini akan terjadi interaksi antarmasyarakat dunia secara luas, yang akhirnya akan saling mempengaruhi satu sama lain, terutama pada kebudayaan daerah,seperti kebudayaan gotong royong,menjenguk tetangga sakit dan lain-lain. Globalisasi juga berpengaruh terhadap pemuda dalam kehidupan sehari-hari, seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya.
Gaung globalisasi, yang sudah mulai terasa sejak akhir abad ke-20, telah membuat masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia harus bersiap-siap menerima kenyataan masuknya pengaruh luar terhadap seluruh aspek kehidupan bangsa. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan. Terkait dengan kebudayaan, kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Atau kebudayaan juga dapat didefinisikan sebagai wujudnya, yang mencakup gagasan atau ide, kelakuan dan hasil kelakuan (Koentjaraningrat), dimana hal-hal tersebut terwujud dalam kesenian tradisional kita.
Oleh karena itu nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran.Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan.Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan Bagi bangsa Indonesia aspek kebudayaan merupakan salah satu kekuatan bangsa yang memiliki kekayaan nilai yang beragam, termasuk keseniannya.Kesenian rakyat, salah satu bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia tidak luput dari pengaruh globalisasi.
Globalisasi dalam kebudayaan dapat berkembang dengan cepat, hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh akses komunikasi dan berita namun hal ini justru menjadi bumerang tersendiri dan menjadi suatu masalah yang paling krusial atau penting dalam globalisasi, yaitu kenyataan bahwa perkembangan ilmu pengertahuan dikuasai oleh negara-negara maju, bukan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Mereka yang memiliki dan mampu menggerakkan komunikasi internasional justru negara-negara maju.
Akibatnya, negara-negara berkembang, seperti Indonesia selalu khawatir akan tertinggal dalam arus globalisai dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, termasuk kesenian kita.Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar.Komunikasi dan transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa.Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh.Simon Kemoni, sosiolog asal Kenya mengatakan bahwa globalisasi dalam bentuk yang alami akan meninggikan berbagai budaya dan nilai-nilai budaya.
Dalam proses alami ini, setiap bangsa akan berusaha menyesuaikan budaya mereka dengan perkembangan baru sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan dan menghindari kehancuran. Tetapi, menurut Simon Kimoni, dalam proses ini, negara-negara harus memperkokoh dimensi budaya mereka dan memelihara struktur nilai-nilainya agar tidak dieliminasi oleh budaya asing. Dalam rangka ini, berbagai bangsa haruslah mendapatkan informasi ilmiah yang bermanfaat dan menambah pengalaman mereka.Terkait dengan seni dan budaya, Seorang penulis asal Kenya bernama Ngugi Wa Thiong’o menyebutkan bahwa perilaku dunia Barat,khususnya Amerika seolah-olah sedang melemparkan bom budaya terhadap rakyat dunia.Mereka berusaha untuk menghancurkan tradisi dan bahasa pribumi sehingga bangsa-bangsa tersebut kebingungan dalam upaya mencari indentitas budaya nasionalnya.Penulis Kenya ini meyakini bahwa budaya asing yang berkuasa di berbagai bangsa, yang dahulu dipaksakan melalui imperialisme, kini dilakukan dalam bentuk yang lebih luas dengan nama globalisasi.
Masuknya budaya asing ke indonesia disebabkan salah satunya karena adanya krisis globalisasi yang meracuni indonesia. Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Tentu saja pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan masyarakat. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh  kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan.
Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya.
Budaya asing yang masuk ke indonesia berdampak sangat buruk dengan nilai-nilai kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa indonesia, karena indonesia dengan mudah meniru budaya, perilaku, cara bergaul, dan berpakaian sangat tidak sesuai dengan budaya indonesia. Dampak negatif yang terlihat jelas pada indonesia diantaranya goncangan budaya atau sering disebut dengan culture shock, ini terjadi karena adanya anggota masyarakat yang tidak siap menerima  perubahan-perubahan akibat budaya asing yang masuk, misalnya adanya penggusuran karena ada pembangunan gedung atau bangunan, sukarnya mencari lahan tempat tinggal maka hal ini membuat mereka frustasi dalam menghadapi biaya hidup yang semakin besar akhirnya mereka pun melakukan perilaku menyimpang.
Selain itu akan terjadinya pergeseran nilai budaya indonesia yag menimbulkan kebimbangan, karena masuknya usur-unsur budaya asing yang sangat cepat dan pesat mengakibatkan perubahan sosial yang berkesinambungan, akibatnya masyarakat yang mengalami kebimbangan, dimana mereka tidak mempunyai pegangan menyebabkan anggota masyarakat tidak mampu mengukur tindakannya. Kebimbangan yang dialami masyarakat dapat mendorong perbuatan menyimpang seperti pergaulan bebas, munculnya sifat konsumerisme. Selain dampak negatif terdapat juga dampak positif diantaranya tumbuhnya indonesia menjadi negara berkembang dan maju serta pembangunan yang semakin pesat terjadi di kota-kota besar, perekonomian indonesia semakin maju dan berkembang.
Jika ada pertanyaan mengenai Globalisasi dan Kebudayaan, apakah sebuah tawaran atau tantangan jawabannya ada pada masyarakat itu sendiri.Seberapa jauh masyarakat memaknai arti kata globalisasi tersebut.Ketika masyarakat menganggap jika globalisasi merupakan proses perkembangan zaman dari mulai keprimitifan menuju kemajuan dan kemudahan dalam berbagai hal maka globalisasi akan menjadi sebuah tawan menarik yang akan menghipnotis orang sehingga meninggalkan kebudayaannya.Selain sebagai tawaran yang menggiurkan orang globalisasi juga berpeluang sebagai media untuk mempromosikan kebudayaan dalanm suatu negara, disini globalisasi dapat dikatakan sebagai tantangan.Bagaimana dan apa cara yang akan dilakukan oleh masyarakat dalam mengajukan kebudayaan mereka melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi hasil dari Globalisasi ini.
Demikan seutas uraian mengenai Globalisasi dan Kebudayaan sebagai Tawaran ataupun Tantangan.Negara yang maju adalah suatu negara yang mampu mempertahankan dan melestarikan kebudayaannya. Lestarikanlah kebudayaan Indonesia melalui media yang telah ada dan berkembang. Globalisasi tak selamanya mempunyai arti negatif. Jika kita mampu mangambil celah dari keunggulan Globalisasi  tersebut kita akan dapat memajukan kebudayaan kita sehingga keinginan kita agar menjadi bangsa yang besar dapat terealisasikan dengan pelestarian berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia.

Paper PKM Dikpol STAIN Purwokerto


“Sosok pemimpin Dambaan Indonesia”
(Menggali potensi pemimpin sesuai karakter Bangsa)
disusun oleh : Fisit Suharti
Indonesia.....
ada apa dengan negara ini sebenarnya? Apakah memang negara ini ditakdirkan sebatas  menjadi sebuah negara berkembang yang sangat dekat dengan keterpurukan? ataukah ada yang salah dengan sistem yang ada didalamnya?
Menilik sebuah fenomena yang terjadi sekarang ini di Indonesia, Dimana Indonesia merupakan sebuah negara kaya. Hasil Tambang,Pertanian,Peternakan bahkan Kelautan yang terangkai dalam istilah Ekonomi Blue merupakan salah satu wacana yang senantiasa mendorong kemajuan Negara Indonesia.
Terlepas dari kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara Indonesia ternyata setelah kita mencoba untuk melihat sejarah maka akan ada sebuah keterkejutkan dimana seorang pemimpin mempunyai sebuah pengaruh yang besar terhadap kemajuan suatu negara.
Berbicara mengenai sosok pemimpin Indonesia,kita akan jumpai beberapa nama yang muncul diantarannya Ir.Soekarno, H.M Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan yang paling up date selama 2 periode ini adalah Susilo Bambang Yudoyono atau yang lebih dikenal dengan nama SBY.
Kita dapat melihat  dan bercermin kepada sejarah yang telah ada,ketika kita melihat sebuah fenomena dimana seorang pemimpin Bangsa indonesia tidak dapat memutuskan sebuah perkara dengan cepat maka pemudalah yang bergerak maju,Sejarah membuktikan bahwa mereka merupakan motor penggerak kebangkitan bangsa.Mulai dari moment sumpah pemuda sampai moment pengikraran kemerdakaan.Bung Tomo,Tan Malaka,Sutan Syahrir merupakan beberapa nama tokoh pemuda yang berani mengeluarkan inspirasinya. Bung Tomo dengan gagah menentang kberadaan Belanda,Tan Malaka yang kuat dengan politik bawah tanahnya dan Sutan Syahrir yang ,muncul sebagai sosok perdana meneri termuda di Indonesia.Sepak terjang ketiganya tak diragukan lagi walau tak semua orang mengetahui tentang riwayat mereka.

Kamis, 13 Desember 2012

part I


Aku tak tahu mengapa keyakinan itu selalu ada....
sebenarnya apa ini Tuhan....
mungkinkah takdirmu menuliskan bahwa dia adalah seseorang yang telah Kau siapkan untukku....
mungkinkah dialah sosok yang akan menjadi imamku kelak....
Aku selamanya rasa itu ada Tuhan..???
bukankah rasa itu bukan milikku saat ini...???
apakah mungkin Tuhan..???
apakah Kau akan membiarkan aku menunggunya..???
apakah Kau tak akan berikanku kekecewaan Tuhan..???
aku rela Tuhan jika aku harus menuggunya....
Rasa ini memang bukan paksaan....
namun keinginan untuk memilikinya selalu saja muncul....
aku ingin memilikinya Tuhan....
mungkin inilah bentuk keegoisanku saat ini Tuhan....
Walaupun seseorang yang dia sayang itu adalah sahabatku....
jika ditanya relakah aku ketika aku melihat dia bersama sahabatku..???
tak  ada kata yang dapat kurangkai Tuhan....
aku menyayanginya tapii aku juga tak ingin menyiksanya....
Sadarkan aku jika memang dia bukan untukku....
jika memang harapan ini bukan sesuatu yang Kau ridhoi maka berikanlah aku waktu agar aku dapat melupakan semua ini.....
Kupun tak tau apa yang seharusnya aku lakukan....
apakah aku harus melupakan rasa itu dan memcoba melupakan,
mencoba membuka hati untuk orang lain....
Tuhan....
beri aku waktu untuk membuktikan jika aku menyayanginya....
semua itu telah aku ungkapkan....
aku....
tak akan merubahmu menjadi apa yang aku inginkan....
yang aku ingin hanya satu....
saat kau membuka mata dan hatimu....
ingatlah ada aku yang merinduan sosok kehadiranmu....
Aku tak kan memintamu untuk memberikan cinta untukku....
sayang yang telah kau berikan untukkupun seharusnya sudah cukup,namun....
jangan matikan rasa itu....
jika memang kau merasa tak nyaman dengan apa yang ku lakukan....
silahkan....
aku tak kan menghalanginya ketika kau akan berusaha untuk melupakan itu....
aku akan menikmati rasa ini sampai saatnya tiba aku harus melupakan rasa ini....
Mungkin....
ini tak kan menjadi catatan terakhir aku tentang kamu....
catatan-catatan ini aku akan menjadi bukti sejarah....
aku pernah menyayangimu....
aku akan berusaha untuk tak mengecewakanmu dengan rasa ini....
Mungkin waktu yang akan mencoba untuk mengungkap semua jawaban itu....
sedikit tersiksa..???
iaaa....
aku memang  tersiksa dengan rasa ini....
namun...
Q tak mampu untuk menghilangkan rasa ini...
Q tak mampu menghindar pa lagii menghapus rasa itu....

Ini semua masih tentang dirimu.....
entah smpai kapan ini kan menjadi cerita....

part II


Aku tak tahu mengapa keyakinan itu selalu ada....
sebenarnya apa ini Tuhan....
mungkinkah takdirmu menuliskan bahwa dia adalah seseorang yang telah Kau siapkan untukku....
mungkinkah dialah sosok yang akan menjadi imamku kelak....
Aku selamanya rasa itu ada Tuhan..???
bukankah rasa itu bukan milikku saat ini...???
apakah mungkin Tuhan..???
apakah Kau akan membiarkan aku menunggunya..???
apakah Kau tak akan berikanku kekecewaan Tuhan..???
aku rela Tuhan jika aku harus menuggunya....
Rasa ini memang bukan paksaan....
namun keinginan untuk memilikinya selalu saja muncul....
aku ingin memilikinya Tuhan....
mungkin inilah bentuk keegoisanku saat ini Tuhan....
Walaupun seseorang yang dia sayang itu adalah sahabatku....
jika ditanya relakah aku ketika aku melihat dia bersama sahabatku..???
tak  ada kata yang dapat kurangkai Tuhan....
aku menyayanginya tapii aku juga tak ingin menyiksanya....
Sadarkan aku jika memang dia bukan untukku....
jika memang harapan ini bukan sesuatu yang Kau ridhoi maka berikanlah aku waktu agar aku dapat melupakan semua ini.....
Kupun tak tau apa yang seharusnya aku lakukan....
apakah aku harus melupakan rasa itu dan memcoba melupakan,
mencoba membuka hati untuk orang lain....
Tuhan....
beri aku waktu untuk membuktikan jika aku menyayanginya....
semua itu telah aku ungkapkan....
aku....
tak akan merubahmu menjadi apa yang aku inginkan....
yang aku ingin hanya satu....
saat kau membuka mata dan hatimu....
ingatlah ada aku yang merinduan sosok kehadiranmu....
Aku tak kan memintamu untuk memberikan cinta untukku....
sayang yang telah kau berikan untukkupun seharusnya sudah cukup,namun....
jangan matikan rasa itu....
jika memang kau merasa tak nyaman dengan apa yang ku lakukan....
silahkan....
aku tak kan menghalanginya ketika kau akan berusaha untuk melupakan itu....
aku akan menikmati rasa ini sampai saatnya tiba aku harus melupakan rasa ini....
Mungkin....
ini tak kan menjadi catatan terakhir aku tentang kamu....
catatan-catatan ini aku akan menjadi bukti sejarah....
aku pernah menyayangimu....
aku akan berusaha untuk tak mengecewakanmu dengan rasa ini....
Mungkin waktu yang akan mencoba untuk mengungkap semua jawaban itu....
sedikit tersiksa..???
iaaa....
aku memang  tersiksa dengan rasa ini....
namun...
Q tak mampu untuk menghilangkan rasa ini...
Q tak mampu menghindar pa lagii menghapus rasa itu....

Ini semua masih tentang dirimu.....
entah smpai kapan ini kan menjadi cerita....

Kamis, 06 Desember 2012

Ekstunity 2010



laporan keuangan


CONTOH BENTUK LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI

  1. NERACA

PT. ASURANSI JIWA ABC
NERACA
Per 31 Desember 20x2 dan 20x1
 

ASET                            20X2    20X1              KEWAJIBAN & EKUITAS                    20X2      20X1
Investasi                                                             Kewajiban kepada pemegang polis
Deposito Wajib              xx           xx                 Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan        xx           xx
Deposito Biasa               xx           xx                 Estimasi Kewajiban Klaim                           xx           xx
Sertifikat Deposito         xx           xx                 Utang Klaim                                                xx           xx
Saham                            xx           xx                 Premi yg blm merupakan pendapatan          xx           xx
Obligasi                          xx           xx                 Jumlah Kewajiban kepada
SBPU                             xx           xx                     pemegang polis                                       xx           xx
Penyertaan Langsung     xx           xx                
Tanah dan Bangunan     xx           xx                 Titipan Premi                                                xx           xx
Pinjaman Hipotek          xx           xx                 Utang Reasuransi                                         xx           xx
Pinjaman Polis                xx           xx                 Utang Komisi                                               xx           xx
Investasi Lain                 xx           xx                 Hak Laba Pemegang Polis yang
Jumlah Investasi           xx           xx                      belum dibagikan                                      xx           xx
                                                                           Biaya yang masih harus dibayar                  xx           xx
Kas dan Bank                xx           xx                 Utang Subordinasi                                       xx           xx
Piutang Premi                 xx           xx
Piutang Reasuransi         xx           xx
Piutang Hasil Investasi  xx           xx
Piutan Lain                     xx           xx
Biaya dibayar dimuka    xx           xx

Aset Tetap:                                                       Ekuitas
- Tanah                           xx           xx                 Modal Dasar...lbr@Rp
- Bangunan           xx                                             Modal ditempatkan dan disetor...lbr        xx           xx
   Akml.Penystan (xx)                                        Agio/disagio Saham                                     xx           xx
                                       xx           xx                 Saldo Laba                                                   xx           xx
- Aset Tetap Lain  xx                                        
   Akml.Penystan (xx)                                       
                                       xx           xx                 Jumlah Ekuitas                                          xx           xx
Aset Lain-lain:
-    Biaya Akuisisi
Ditangguhkan          xx           xx   

Jumlah Aset                  xx           xx                 Jumlah Kewajiban dan Ekuitas               xx           xx    
                                                                                                                                                                         









  1. LAPORAN LABA RUGI (SINGLE STEP)

PT.ASURANSI JIWA ABC
LAPORAN LABA RUGI
Untuk Tahun yang Berakhir
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 20X2 DAN 20X1
                                                                                                                                                20X2   20X1
PENDAPATAN
Pendapatan Premi
      Premi Bruto                                                                                                                       xx       xx
      Dikurangi: Premi Reasuransi                                                                                             (xx)      (xx)
      Dikurangi(ditambah): Kenaikan (penurunan) Premi yang
           Belum merupakan pendapatan                                                                                     (xx)      (xx)
      Jumlah Pendapatan Premi                                                                                                 xx       xx
Hasil Investasi                                                                                                                         xx       xx
Imbalan Jasa DPLK                                                                                                                xx       xx
Pendapatan Lain                                                                                                                     xx       xx
Jumlah Pendapatan                                                                                                              xx       xx

BEBAN
Klaim dan Manfaat                                                                                                                 xx       xx
Dikurangi: Klaim Reasuransi                                                                                                  (xx)      (xx)
Ditambah (dikurangi): Kenaikan (penurunan) kewajiban manfaat polis
     masa depan dan estimasi kewajiban Klaim                                                                        xx       xx
Amortisasi biaya akuisisi ditangguhkan                                                                                  xx       xx
Pemasaran                                                                                                                               xx       xx
Umum dan Administrasi                                                                                                         xx       xx
Hasil (beban) lain                                                                                                                    xx        xx

Jumlah Beban                                                                                                                       xx       xx

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                                                   xx       xx
PAJAK PENGHASILAN                                                                                                   (xx)      (xx)
LABA BERSIH TAHUN SEKARANG                                                                            xx       x x
DEVIDEN                                                                                                                             (xx)      (xx)
SALDO LABA AWAL TAHUN                                                                                        xx       x x

SALDO LABA AKHIR TAHUN                                                                                       xx       xx
 











  1. LAPORAN ARUSU KAS (Metode Langsung)

PT. ASURANSI JIWA ABC
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 20X2 dan 20X1
 

                                                                                                                                             20X2   20X1

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Premi                                                                                                                xx       xx
Penerimaan Klaim Reasuransi                                                                                              xx       xx
Penerimaan Lain-lain                                                                                                           xx       xx
Pembayaran Premi Reasuransi                                                                                             (xx)      (xx)    
Pembayaran Komisi                                                                                                             (xx)      (xx)
Pembayaran Klaim                                                                                                               (xx)      (xx)
Pembayaran Beban Umum dan Administrasi                                                                      (xx)      (xx)
Pembayaran Pajak                                                                                                                (xx)      (xx)
Pembayaran Beban Lain                                                                                                      (xx)      (xx)
Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Operasi (A)                                                                xx       xx

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Penerimaan Hasil Investasi                                                                                                  xx       xx
Pencairan Deposito                                                                                                              xx       xx
Pencairan Obligasi                                                                                                               xx       xx
Hasil Penjualan Saham dan Obligasi                                                                                   xx       xx
Hasil Penjualan Aset Tetap                                                                                                  xx       xx
Penempatan deposito                                                                                                           (xx)      (xx)
Perolehan Saham dan Obligasi                                                                                            (xx)      (xx)
Perolehan Aset Tetap                                                                                                           xx       xx
Perolehan Investasi Lain                                                                                                      xx       xx
Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Investasi (B)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Penerimaan Utang dari Subordinasi                                                                                    xx       xx
Penambahan Modal disetor                                                                                                 xx       xx
Pembayaran Pinjaman Subordinasi                                                                                      (xx)      (xx)
Pembayaran Deviden Kas                                                                                                    (xx)      (xx)
Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan (C)

Kenaikan Kas Bersih A + B + C                                                                                         xx       xx
Saldo Kas dan setara Kas – Awal Periode                                                                          xx       xx
Saldo Kas dan setara Kas – Akhir Periode                                                                     xx       xx
 












  1. LAPORAN ARUS KAS (Metode Tidak Langsung)

PT. ASURANSI JIWA ABC
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 20X2 dan 20X1
 

                                                                                                                                          20X2    20X1
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laba bersih sebelum pajak                                                                                                   xx       xx
Penyesuaian untuk beban non kas:
   Penyusutan Aset Tetap                                                                                                     xx       xx
   Amortisasi Aset tidak Berwujud                                                                                      xx       xx
Laba Operasi sebelum Modal Kerja                                                                                     xx       xx
Penurunan (kenaikan) Aset Lancar dan Kenaikan (penurunan) Kewajiban Lancar:
   (Kenaikan) Piutang Premi, piutang reasuransi, piutang hasil investasi, piutang lain        (xx)      (xx)
   Penurunan Biaya dibayar dimuka                                                                                     xx       xx
   Kenaikan kewajiban polis manfaat masa depan, estimasi kewajiban klaim
       utang klaim, premi belum merupakan pendapatan                                                        xx       xx
Kas dihasilkan oleh Operasi Utama Asuransi                                                                      xx       xx
Pembayaran PPh Badan                                                                                                       xx       xx
Pembayaran Bunga                                                                                                              (xx)      (xx)
Arus Kas dari Operasi                                                                                                          xx       xx
Hasil lain-lain                                                                                                                       xx       xx
Kas Bersih dari (untuk) Aktiva Operasi (A)                                                                   xx       xx

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Hasil Investasi Netto                                                                                                           xx       xx
Penyesuaian untuk beban nonkas:
   Beban penyusutan investasi                                                                                              xx       xx
   Beban Amortisasi Investasi                                                                                              xx       xx
Kas Bersih Operasi Investasi                                                                                               xx       xx
Pengurangan (tambahan) deposito wajib, deposito biasa                                                    (xx)      (xx)
Pengurangan (tambahan)saham, obligasi, SBPU                                                                 (xx)      (xx)
Pengurangan (tambahan) penyertaan langsung                                                                    (xx)      (xx)
Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Investasi (B)                                                              xx       xx

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Hasil Emisi Saham                                                                                                               xx       xx
Penerimaan Pinjaman Subordinasi                                                                                        xx       xx
Pembayaran deviden                                                                                                            (xx)      (xx)
Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan (C)                                                          xx       xx

Kenaikan Kas Bersih (A + B + C)                                                                                       xx       xx
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Periode                                                                            xx       xx
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Periode                                                                            xx       xx